Frank Rogers, Ayah David Rogers
adalah seorang penjahat kelas kakap New York yang tergabung dalam sebuah
kelompok mafia. Sangat ahli dalam hal merampok. Hal itulah yang kemudian
membuat Anna Rogers (Ibu David Rogers) memutuskan bercerai dengan Frank Rogers.
Yang kemudian membuat perjanjian bahwa David harus diasuh oleh Frank, dan Derren
oleh Anna. Walaupun itu keputusan yang adil, namun Anna tidak setuju, bagaimana
jika akhirnya David mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang penjahat kelas
kakap?
Hingga suatu saat Anna berontak ke
markas Frank Rogers, berniat mengambil David tinggal bersamanya kembali. Namun
Anna tak sendirian, ia di bantu oleh adik laki-lakinya, Paul. Saat
pemberontakan itu terjadi, Anna malah tertembak hingga mati oleh salah satu
teman Frank. Frank merasa bodoh saat itu, membunuh mantan istrinya. Ia mulai
merasa hal yang dilakukannya itu salah. Tapi ternyata pengorbanan Anna tidak
sia-sia, Paul berhasil membawa kabur David dari markas Frank dan membawa David
pergi jauh ke Prancis.
Agar tidak menimbulkan kecurigaan,
David dan Derren, saudara kembarnya harus berpisah jauh. Derren tinggal di Knoxville,
sebuah kota yang tidak besar di Amerika Serikat, ia tinggal bersama dengan
kakak Anna Rogers, Paman Gerald dan Bibi Anne. Sedangkan David, ia tinggal berdua
dengan Paman Paul di Paris, hingga akhirnya ia bertemu dengan Bella Russell..
**
Bella Russell adalah seorang gadis
Indonesia yang mempunyai sedikit darah Prancis dari kakeknya, berambut hitam
legam dan mempunyai adik bernama Maggie Russell. Bella bertemu David Rogers
saat berusia 13 tahun, Bella yang tidak pandai bergaul, berteman dengan David Rogers,
seorang pria supel dan cukup tampan. Saat di SMP, Bella sering menjadi korban
bullying, banyak temannya yang menghindarinya tanpa alasan. Bella merasa tertekan
karena tidak punya teman, apalagi Seraphina dan Martha yang sering membully
Bella. Seraphina dan Martha merasa dirinya populer, seakan-akan popularitas
adalah segalanya, menginjak-injak anak-anak yang menurutnya pecundang. Bukan
hanya Bella Russell yang menjadi korban bullying, tetapi juga masih banyak
lainnya. Hidup anak-anak yang menurut Seraphina dan Martha adalah pecundang
membuat mereka menjadi tertekan. Bahkan, seseorang bernama Jeane, hampir saja
bunuh diri karena terlalu tertekan, tetapi untunglah, Jeane selamat.
Hal itulah yang membuat Bella Russell
benci akan sebuah popularitas. Bella Russel benci akan kesombongan, bagi Bella
Russel, popularitas sangatlah tidak penting. Hingga akhirnya, ada seorang anak
baru, pria yang masuk pada pertengahan semester kelas 7. Yang akhirnya membuat
hidup Bella berubah, David selalu membela Bella yang selalu dibully oleh Martha
dan Seraphina. (Walaupun Bella benci hal itu.) Bella berteman baik dengan David
Rogers hingga kelas satu SMA. Mereka berdua tidak berpacaran, tetapi mereka
dekat—Karena David Rogers sudah berjanji akan selalu melindungi Bella Russell.
(Walaupun Bella berkata pada David jika itu tidak perlu dan Bella benci pada
hal itu, tetapi sebenarnya Bella senang. Astaga.[?])
Hingga akhirnya di pertengahan kelas
1 SMA, David berkata pada Bella jika David akan pergi karena ada sebuah urusan
(David tidak menyebutkannya.) ke Amerika. Bella berjanji akan menunggu David
Rogers, dan David juga berjanji untuk pulang ke Paris untuk Bella Russell.
**
Sudah 3 tahun Bella menunggu pria
itu. David Rogers. Tetapi masih belum ada kabar dari pria itu. Bodoh mungkin
menunggu seseorang selama tiga tahun berturut-turut, mencarinya lewat
bermacam-macam media sosial tetapi tidak ketemu. Sekarang, Bella Russell telah
menjadi seorang model terkenal di prancis, ia tidak lagi menjadi Bella yang
lama seperti tiga tahun yang lalu. Bella mempunyai banyak penggemar, tetapi ia
tidak begitu peduli dengan hal itu. Seperti apa yang pernah ia katakan dahulu,
Bella Russell tidak tertarik kepada popularitas. Dan hingga sekarang, Bella
masih mencari keberadaan pria itu...
Mau tahu kelanjutan ceritanya? silakan beli di toko buku terdekat rumah anda..~~ #pret.
Nb : No copas! Maaf kalau ceritanya wagu, 100% hasil imajinasi saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar